Senin, 21 Oktober 2013

Ayah? Kenapa Ayah Cepat Pergi?

“Ayah? Kenapa ayah cepat pergi? Esok adalah hari dimana aku berulang tahun,  kenapa ayah meninggalkanku?, aku takut sendiri ayah? Semoga ayah tenang dialam sana …”
              Tepatnya tanggal 18 oktober 2013. pada saat jam 02.00 ibu dibangunkan oleh ayah, ayah berkata “Ibu bangun, perasaan ayah tidak enak!!”
  ibu pun terbangun, saat ibu memegang ayah ibu berkata . “Loh kok badan ayah panas? Ayah sakit yah?.” Ayah pun menjawab “Entah lah, tetapi perasaan ayah tidak enak, dada ayah nyeri!!” kemudian ibu mengambil mobil lalu mengajak ayah kedokter tetapi ayah tidak ingin kedokter ayah hanya berkata” tidak perlu kedokter, bentar juga sembuh kok!!” tetapi ibu pun memaksa ayah untuk kedokter ayah pun akhirnya menuruti perkataan ibu, sebelum ayah naik kemobil ayah menitip pesan kepada ibu “ Aku menitip anak-anak yah, didik ia dengan baik”.


Pada saat ayah diatas mobil ayah tiada henti melafaskan “Astagfirullahal ‘adzim”, setelah kami sampai diRumah sakit, ayah pun langsung diperiksa oleh dokter  setelah ayah menjawab pertanyaan-pertanyaan dari dokter  ayah pun langsung dibawa ke USG JANTUNG, tak lama kemudian ayah melafaskan 2 kalimat syahadat lalu dokter berkata “ yang sabar yah, bapak telah dipanggil oleh yang maha kuasa” pada saat itu pula air mata tidak kunjung henti untuk menetes, aku sangat terpukul mendengar perkataan dokter, saat jenasa telah sampe dirumah kakak langsung memeluk jenasa ayah.

Saat jenasa ayah dimandikan ibu dan kakak pinsan karna tidak kuasa meliahat jenasahnya, sampai saat ini aku belum juga menyangka bahwa seorang ayah, seorang tulang punggung keluarga telah pergi meninggalkan 3 anaknya yang masi membutuhkan sebuah didikan dari seorang ayah, aku sangat menyesal atas perilaku ku terhadapnya, yang tiap hari membantahnya, menolak segala yang ia perintahkan, aku belum sempat meminta maaf padanya, aku belum sempat membahagiakannya, aku belum sempat memuaskan hatinya selama ayah masih hidup, apakah aku pantas dimaafkan oleh seorang ayah? Apakah aku pantas masuk kesurga Allah??


Note : Jadilah anak yang baik jagan pernah membantah ayah, jika kita merasa punya salah kepada ayah cepat lah meminta maaf karena kita tidak tahu kapan ajal menjemputnya? Apakah 1 jam lagi? Esok? Ataukah kapan saja? Jadilah anak yang penuh kasih terhadap orang tua dan selalu lah berterima-kasih pada orang tuamu. Dia telah rela menghabiskan sisa umurnya untuk menemani hidupmu, membantumu, mendukungmu, memanjakanmu dan selalu setia menunggumu, menjaga dan menyayangi dirimu.

Hargailah keberadaan ayahmu, kasihilah dan cintailah dia sepanjang hidupmu dengan segala kekurangan dan kelebihannya, karena apabila engkau telah kehilangan seorang ayah, tidak ada emas permata, intan berlian yang bisa menggantikannya. Kemarahannya itu adalah sebuah ajaran atau larangan karena setiap ayah sangat lah menginginkan anaknya sukses dikelak nanti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Awali harimu dengan senyuman Niscaya Harimu akan penuh warna :)